Dwi Yulianto

Seseorang yang ingin belajar dan belajar istiqomah dalam belajar. My lovely son Muhammad Zafran Aqil My wife Iin Karina Football Enthusiast...

Selengkapnya

TAMAN IMPIAN SEKOLAH YANG DI TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH

Ada kata bijak yang sangat kagumi sampai saat ini yaitu “kamu boleh terlahir miskin tapi jangan sampai kamu mati dalam keadaan miskin”. Entah siapa yang mengatakan ini intinya saya suka dan amat mengena di hidup saya dan sedikit banyak mirip dengan keadaan sekolah dimana saya mengajar. SDN Cisalak Pasar 3 sekarang jauh lebih baik dibanding 10 tahun yang lalu. Bagaimana tidak, 10 tahun yang lalu sekolah ini berjarak 100 meter dari Pasar Cisalak dan tepat disamping tempat pembuangan sampah di pasar tersebut. Aroma bau busuk bukan hal yang aneh bagi semua warga sekolah, belatung dan segala macam sampah ditemukan dimana-mana walaupun sudah dibersihkan secara berkala. Maklum setiap waktu truk pengangkut sampah datang dan pergi sesuka hati untuk menambah tinggi timbunan sampah. Sampai pada akhirnya karena asa kepatutan, SDN Cisalak Pasar 3 direlokasi ketempat yang lebih layak.

Harapan baru muncul untuk sekolah yang lebih layak. Sekolah yang nyaman untuk terlaksananya proses belajar mengajar. Satu hal yang sama vitalnya adalah taman sekolah yang yang diibaratkan sebagai paru-paru sekolah. Bayangkan setelah lelah bergelut dengan pelajaran yang menyita banyak energi seketika hilang setelah melihat indahnya taman sekolah. Taman yang hanya berukuran 2 x 7 meter terletak di depan ruang kelas dengan keadaan tanah kurang suplai matahari. Di antara taman dan ruang kelas dibatasi jalan berukuran 1 meter yang menghubungkan antar kelas. Taman kelas lebih tinggi sekitar 50 cm dari jalan. Walaupun berukuran kecil yang penting ada dan wajib kami sebagai warga sekolah akan menjaga dan merawat dengan baik.

Taman sekolah kami sekarang masih belum memuaskan jika dilihat dari kacamata saya. Masih banyak sampah berserakan di depan samping dan di dalam taman. Setiap anak yang datang dari kantin menuju depan taman sambil membawa jajan dengan enaknya membuang sampah di jalan atau di taman. Ada juga siswa yang membuang sampah dengan cara melempar sampah seperti halnya memasukkan bola ke dalam ring basket. Hasilnya mudah ditebak, banyak yang meleset dan dibiarkan tanpa diambil kembali ke tempat yang benar. Alhasil, sampah berserakan kemana-mana dan semua itu jauh dari kata indah apalagi menginspirasi. Kesadaran semua pihaklah yang bisa membawa perubahan yang lebih baik. Saya pribadi ingin menumbuhkan rasa cinta semua warga terhadap taman. Jadi, kalau anak sudah merasakan cinta terhadap taman tanpa disuruh semua warga sekolah dengan hati-hati merawat taman, sebisa tiidak ada sampah berceceran baik di jalan maupun di di lingkungan taman itu sendiri. Semua warga sekolah juga akan selalu waspada dari semua ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang terjadi di taman tersebut.

Aspek sikap yang sudah terbangun dari warga sekolah akan memudahkan untuk membuat taman yang indah dan asri, bahkan bukan hanya indah namun mampu membuat betah bagi semua warga sekolah utamanya adalah siswa. Nantinya di taman akan ditanami berbagai jenis tanaman hias. Sepertiga bagian akan ditanami dengan beberapa jenis tnaman hias, sepertiga lagi akan ditanami dengan jenis yang yang menghasilkan misalnya cabai, sepertiga lainnya ditanamani berbagai jenis tanaman yang bisa digunakan untuk obat. Tentunya akan sulit membuat tanan yang berkelas dengan lahan sederhana, namun tidak ada hal yang tidak tidak mungkin. Semua itu dimulai dari yang sederhana.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Top pak dwi

06 Dec
Balas

Amazing

06 Dec
Balas

Informatif pak

07 Dec
Balas

Kereeen pak dwi.

07 Dec
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali